Minggu, 01 Juni 2014

Untuk Kita Renungkan (Ebiet G.Ade)


Ini.. ni... satu lagu lagi yang liriknya menyayat hati...
mungkin melodinya terdengar agak sama dengan lagu "Berita kepada kawan"
Tapi...
liriknya itu loh.... Bener-bener deh....
sangat mengharukan....
kita jadi sadar betapa kecilnya kita....

Yuk kita simak liriknya...
 
Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih
Suci lahir dan di dalam batin 
Tegaklah ke dalam sebelum bicara 
Singkirkan debu yang masih melekat..
 
Singkirkan debu yang masih melekat..
 
Anugerah dan bencana adalah kehendakNya
Kita mesti tabah menjalani 
Hanya cambuk kecil agar kita sadar
Adalah Dia di atas segalanya..
 
Adalah Dia di atas segalanya..
 
Anak menjerit-jerit, 
asap panas membakar
Lahar dan badai menyapu bersih
Ini bukan hukuman, 
hanya satu isyarat
Bahwa kita mesti banyak berbenah
 
Memang, bila kita kaji lebih jauh
Dalam kekalutan, masih banyak tangan 
Yang tega berbuat nista... oh 

Tuhan pasti telah memperhitungkan 
Amal dan dosa yang telah kita perbuat 
Kemanakah lagi kita kan sembunyi
Hanya kepadaNya kita kembali 
Tak ada yang bakal bisa menjawab 
Mari, hanya tunduk sujud padaNya
 
Kita mesti berjuang memerangi diri 
Bercermin dan banyaklah bercermin 
Tuhan ada di sini di dalam jiwa ini 
Berusahalah agar Dia tersenyum... oh
Berubahlah agar Dia tersenyum

Waw.... luar biasaaaaa!!!
Bener-bener deh...
menyayat hati... "singkirkan debu yang masih melekat... oooo~~"
kalian pasti tahu kan makna lagu ini...

Anak menjerit-jerit, 
asap panas membakar
Lahar dan badai menyapu bersih
Ini bukan hukuman, 
hanya satu isyarat
Bahwa kita mesti banyak berbenah
(lirik ini menggambarkan seklumit cerita ketika bencana menghampiri)
maka... sadarkanlah diri kita....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar