Jumat, 06 Agustus 2010

Sinopsis Delightful Girl Chun Hyang






Lee Mong Ryong.....!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Suara itu mengingatkan aku ama teriakan chun hyang yang manggil mong ryong. Tak lupa juga wajah comical mong ryong yang ga bisa dilupain,,, iiiiiiiiiiiii lucu sangat de..............hehe...


Bagi yang sama-sama penggemar drama deligthfull girl chun hyang, pasti hafal betul dengan pola tingkah laku pemeran-pemerannya yang PAaaaaaaaaaaaaSssss bangettttttttt.....

Chun yang, yang diperankan oleh Han chae young dan mong ryong yang diperankan ole Jae hee Oppa... menurut aku jadi d’Best Couple deh....disutradarai oleh Ji Byeong-eun dengan apik dan Ditambah lagi naskah drama ditulis dengan tingkah humor segar ala hong sister... uuuhhh.... makin ngangenin deh......

Nah, sekarang aku akan membagikan kembali sedikit cerita mengenai drama yang sukses dan paling laris n asyik ini, gimana gak asik coba??? disetiap episode nya aja rata2 memperoleh rangking 1 lho!!!!.... (Wuih.... Mantarpppp). Drama yang berjudul asli “kwae-geol choon-hyang” dengan genre comedy, romance yang Cuma ada 17 episode ini, selalu membuat kangen penikmat setianya, dan gak pernah bosan dengan cerita setiap episode2nya.... hhmmh.... beda banget ama sinetron indonesia yang membosankan ditambah lagi episodenya kebanyakan ampe ratusan gitu.... aaahhh... sudahlah, gak usah ngomongin sinetron indo yang banyak ceplak n gak asik itu, mending sekarang kita baca aja cerita paling asik ini....

Mulai ya.....

1...............

2.....................

3....................

Yak..... eksyennnnnnnnnnnnn............hehehehe....


DGCH Episode 1

Cerita dimulai dengan seting jaman joseon, tepatnya di Gwanghallu, (ya... disisipin cerita sejarah chun hyang gitu... hehehe... exciting^^) Adegan dimulai dengan chun hyang yang dipaksa harus menikah dengan gubernur byun, tapi ia tidak mau, ia rela mati dan tetap mempertahankan cintanya sama suami terkasihnya. Nah, kemudian mong ryong datang bersama pasukannya hendak menyelamatkan chun yang dari cengkraman gubernur byun....

Setelah beradegan action ria sampe ada adegan berjalan-jalan di udara segala yang melewati tembok-tembok tinggi, (Caela, jurus maling tu, hehehe, tapi, enak juga ya kalo bisa terbang macam ntu...wkwkwkw), setelah dengan susah payah sampai ke tempat gubernur byun, niat mau nolong, tapiiiii...... ternyata eh ternyata... (Gudubrakkk!!!) gubernur byun ama pasukannya lagi di hukum ama chun yang, disuruh angkat tangan semua macam anak SD, Wkwkwkw.... dan ketika melihat suaminya chun yang bilang “eh... suamiku tersayang... kamu datang!!!!”.....


Kembali ke jaman sekarang, TEReng..TeReng.... (hehehe).

Chun yang dengan manisnya sedang berayun ria di atas ayun sambil berdiri, latarnya ditengah bangunan historical khas korea gitu (iiii... pengen foto disitu, pemandangannya bagus, lho!!!!), Caelah Chun yang, iiiiiiiii..... cantik banget dia ya.... :D pake hanbook lagi...

Lagi enak-enak disitu, datang deh petugas keamanan dan dia teriak “Woooiiiii!!!!!!! Ngapain kalian disitu”. Rupanya chun yang lagi cari uang disitu ama 2 sahabatnya, mereka menyewakan kostum korea gitu, dan mw fotoin para turis gitu, tapi kan hal itu ilegal alias dilarang. Spontan, mereka langsung cepat-cepat kabur. Mereka lari berpencar, dan petugasnya Cuma ngejar chun hyang doang!! (Iiii, polisi genit, tw aja mana cew yang cantik,!! hehehe, Peace.... nggak deng! tu petugas ngejar mungkin karena chun hyang mencolok pake hanbook gitu, jadi gampang dikejar.

Bersamaan dengan itu, pemeran cowok utama kita juga lagi dikejar, tapi ia dikejar ama senior-senior disekolahnya, dengan hebatnya mong ryong mampu membasmi mereka (hehehe) dan berhasil lolos. Tetapi, belum selesai sampai disitu ayah mong ryong yang seorang kepala polisi marah besar ama dia, secara mong ryong tipe Badguy gitu, bandel, suka tawuran, and hal tersebut memalukan ayahnya saja.


Ayahnya marah besar dan mau menghajar mong ryong, tapi bawahan beliau dan ibunya menahan ayah mong ryong, dan ibunya bilang “tenang, honey.. kita kan mau pindah ke Namwon satu minggu lagi, dan gak tinggal di seoul lagi...” Tapi, ayahnya gak peduli dan sewaktu ayahnya sedang marah besar, ia pun melempar mong ryong pake stik baseball gitu.. dan dengan sigap, mong ryong pun melakukan adegan ala Matriks gitu untuk menghindari stik itu, wkwkwk.... dan hasilnya..... gak kena...gak kena... hehehe^^. Tapi, Ups... stik itu malah mengenai penghargaan ayah mong ryong yang berada tepat dibelakang mong ryong sendiri, alhasil, pecah deh.... waaaa!!!! Ayahnya marah besar.............

Akhirnya, mong ryong sekeluarga pun pindah, mong ryong pun jalan-jalan melihat suasana kota tempat ia tinggal sekarang, ia bilang “uh... tempat yang menyedihkan!!” dia pun melanjutkan jalan-jalannya hingga ke bangunan historical di gwanghallu, ia pun memotret beberapa pemandangan indah disitu biar bisa ngirim ke chae rim, wanita yang ia sukai.

Sewaktu mong ryong sedang mengambil beberapa foto, tiba-tiba bidadari turun dari langit, hehehe.... yup, benar, chun hyang kita manjat pagar terus lompat dan jatuh tepat berada di atas mong ryong... oooo.... dan tanpa sengaja mong ryong memotret bagian dalam rok chun hyang (jepret..jepret... suara jepretan kamera). Spontan mereka saling kaget-kagetan, dan sesaat kemudian chun hyang marah besar, dia menganggap mong ryong telah melakukan pelecehan seksual, namun mong ryong berkelit, ia membela diri kalau dia juga kaget ada cewek tiba-tiba jatuh dari atas padahal ia lagi memotret pemandangan.

Tidak terima, chun hyang pun mengambil ponsel mong ryong dan melihat ada gambar tadi di HP tersebut, spontan chun hyang marah besar dan membanting HP kemudian diinjaknya, alhasil saudara-saudara, hancurlah Ponsel tersebut....

Mong ryong pun tidak bisa berkata apa-apa lagi melihat Ponselnya tewas seketika, hehehe. Dengan tangan gemetar ia pun mengambil ponselnya. Setelah meratapi nasib ponselnya beberapa saat, ia pun marah sama chun hyang, bagaimana bisa chun hyang menghancurkannya!! Dan Mong ryong pun meminta ganti rugi, chun hyang harus memperbaiki ponselnya yang rusak. Tapi chun hyang gak mau, ia bilang itu pantas buat mong ryong karena kesalahannya.

Tidak habis akal mong ryong pun meminjam hp chun hyang dengan alasan ingin menghubungi ibunya dirumah agar tidak khawatir, chun hyang pun meminjamkannya. Mong ryong pun ngomong di telepon sambil berjalan mendekati taksi, dan... ia pun kabur membawa hp chun hyang, dan ia berkata ke chun hyang supaya harus memperbaiki hp nya dulu baru ia akan mengembalikan hp chun hyang. Chun hyang pun hanya bisa mendesus kesal.

Sewaktu mong ryong sedang melihat ukuran baju seragamnya, ia pun di telepon oleh chun hyang, chun hyang meminta mong ryong mengembalikan hp nya, tapi mong ryong ga mau sebelum hp nya diperbaiki. Mong ryong terus berjalan di jalanan tanpa ia sadari ternyata chun hyang sudah ada di belakang nya... hehehe....(Tertangkap basah kamu ya...!) Dengan ekspresi muka kaget + ketakutan, ia pun merasa ada hal yang tidak beres dan menoleh ke belakang, dan... ia melihat chun hyang, chun hyang pun berkata “Ternyata dunia sangat sempit”. Tanpa pikir panjang mong ryong pun mengambil langkah kaki seribu dan lari sekencng-kencangnya, sehingga chun hyang tidak mampu mengejar. Kesal, akhirnya chun hyang memperbaiki Hp mong ryong agar Hp nya bisa dikembalikan.

Akhirnya hp mong ryong selesai diperbaiki, dan chun hyang mengajak mong ryong ketemuan. Di gwanghallu mong ryong sudah menunggu sambil menelpon chun hyang, dan chun hyang muncul di seberang jalan, chun hyang pun bilang ke mong ryong kalo hp mong ryong bagus, bisa buat foto, internet, dll. Mong ryong pun membalas tentu saja. Dan chun hyang bilang kalo hp nya ditukar aja, jadi chun hyang pake hp mong ryong dan sebaliknya. Mong ryong jelas tidak terima, ia berusaha mengejar chun hyang, tapi chun hyang sudah duluan naik bis dan mong ryong ketinggalan sambil mengejar bis itu, bermaksud untuk mengejar chun hyang, tapi ga dapat... hahaha... kacian!!!!........

Mong ryong pun terus mencari chun hyang, sampai akhirnya ia tahu kalo chun hyang lagi merayakan ulang tahun temannya disebuah klub di Gwanghallu. Tepat dengan saat pesta temannya, Da hee, ternyata di klub itu lagi ngadain lomba dance, dan tentu saja chun hyang ikut karena hadiahnya kamera digital terbaru. Ia pun menari dengan bagus, dan mong ryong yang sudah ada disitu, awalnya tidak menyadari kalau yang menari itu chun hyang, dan sesaat kemudian ia sadar kalo itu chun hyang. Di belakang panggung, mong ryong minta hpnya dikembalikan, tapi chun hyang bilang tunggu dulu, ia akan ganti baju dulu, dan rupanya chun hyang menang lho!!! Dapat deh kamera digital, lumayan....

Diluar chun hyang dan mong ryong saling mengembalikan hp mereka masing-masing. Dan setelah itu keduanya berharap tidak akan terlibat masalah lagi satu sama lain. Hahaha.. :D

Keesokan harinya di sekolah, chun hyang mendapatkan beasiswa dari hanggok university atas prestasinya (Chun hyang kan emang pintar, sering dapat rangking 1 gitu), dan hal itu diumumkan dihadapan semua siswa oleh kepala sekolah. Bersamaan dengan itu, mong ryong yang telat datang ke sekolah, mengendarai motornya dan masuk saja dengan cueknya (Waduh, nie anak ga takut kena hukuman apa??? Bawa2 motor lagi upacara). Dan benar saja, setelah itu, mong ryong dipanggil oleh guru, dan pak guru itu memarahi mong ryong yang tidak sopan atas kelakuannya waktu upacara tadi. Dan mong ryong pun membela diri dengan mengatakan, kalau ia sudah biasa melakukan hal tersebut di seoul. Pak guru pun menyuruh mong ryong jangan banyak ngomong, kamu itu siswa berandalan sudah berkali-kali pindah dan sering terlibat tawuran.


Karena mong ryong terkenal atas reputasi buruknya itu, ia ditantang berantam oleh Ji hyuk, teman chun hyang. Mereka pun berantam disaksikan oleh murid-murid yang lain. Chun hyang yang sedang piket kebersihan pun diberitahu oleh da hee kalau ji hyuk menantang anak baru. Terang saja, chun hyang langsung segera ke tempat ji hyuk dan berusaha melerai pertikaian itu.

Saat chun hyang hendak menghentikan pertikaian yang sedang berlangsung dihadapan matanya, tiba-tiba, ia terpeleset, dan dengan tanpa sengaja menarik celana ji hyuk, sehingga melorotlah celana ji hyuk dan tinggallah kolor...(hehehe, weleh2, malu banget tu, mana diliatin siswa-siswa yang lain lagi). Mong ryong yang awalnya berantam pun, kemudian didorong rasa solidaritas, ia pun kembali membetulkan celana ji hyuk itu pada posisi semula (mong ryong...mong ryong... ck-ck-ck... kamu nolong karena terkejut atau kasihan??? Hehehe :D, kacian ji hyuk...). ji hyuk pun meninggalkan tempat itu dengan pikiran kosong.

Tak lama kemudian ji hyuk sudah berada di atap sekolah dan hendak bunuh diri, karena tak kuasa menanggung malu. Tapi, mong ryong dan chun hyang pun berusaha menghentikan niatnya itu. Tapi, ji hyuk marah sama chun hyang dan menyuruhnya pergi. Tinggallah mong ryong yang berusaha menasehati ji hyuk agar tidak bunuh diri, dan akhirnya ji hyuk pun tidak jadi bunuh diri, dan tiba-tiba saja ji hyuk dan mong ryong menjadi akrab, hehehe^^.

Mong ryong pun memasuki kelas barunya, dan ia langsung duduk di samping ji hyuk, dan mereka pun menjadi akrab. Mereka pun memulai pembicaraan dengan bagaimana keduanya bisa mengenal chun hyang! (Waaa... kacian chun hyang jadi bersin-bersin di omongin, hihihi... :D).

Malamnya chun hyang pergi ke tempat kerja ibunya, ibu chun hyang bekerja sebagai penyanyi di sebuah klub malam. Tapi, belum lagi chun hyang masuk ke dalam, di luar dia di cegah oleh berandalan yang ingin mengganggunya, tapi di saat bersamaan mong ryong datang menolong, dan berkelahi dengan para berandalan itu. Ternyata ayah mong ryong juga ada di klub itu dan sewaktu berada di pintu klub itu, ia diajak ngomong oleh ibunya chun hyang, kemudian mereka melihat anak muda yang sedang tawuran. Dan mereka pun ditangkap oleh anak buah ayah mong ryong, tapi berandalan yang lain itu keburu kabur, tinggallah chun hyang dan mong ryong. Dan ayah mong ryong serta ibu chun hyang pun terkejut melihat kalau yang berantam tadi adalah anak mereka. Ayah mong ryong langsung memarahi mong ryong tanpa mau mendengar alasannya, dan mong ryong pun marah lalu meninggalkan tempat itu. Chun hyang yang merasa bersalah mengatakan kepada ayah mong ryong kalo mong ryong tidak bersalah, dia hanya melindungi saya dari para berandalan yang ingin mengganggu saya. Dan ayah mong ryong pun hanya bisa meresapi perkataan chun hyang.

Keesokan harinya disekolah, mong ryong sedang membaca komik di atap sekolah (Komik one piece tu yang dibaca mong ryong, wah.. oppa, selera kita sama,hehe. One piece emang sangat excited^^). Chun hyang pun menghampirinya dan nanya kenapa ia tidak mengikuti pelajaran?? Tapi pertanyaan chun hyang itu tidak di gubris oleh mong ryong. Kemudian chun hyang bilang sebaiknya mong ryong memperbaiki hubungan dengan ayahnya, chun hyang juga berkata kalau ia juga memiliki jarak dengan ayahnya. Kemudian mong ryong berkata, bagaimana mungkin kau berusaha menasehatiku sementara kau juga memiliki jarak dengan ayahmu? Chun hyang bilang kalau ia ada dibawah sini sementara ayahnya ada di atas (Maksudnya udah meninggal). Mong ryong pun merasa prihatin, dan chun hyang melanjutkan kalau sebaiknya mong ryong minta maaf sama ayahnya. Chun hyang pun pergi, dan mong ryong pun meresapi kata-katanya.

Sepulang sekolah mong ryong pun mencari dimana chun hyang berada? Dan akhirnya ia menemukan kalau chun hyang berada di bangunan historical di gwanghallu, tepatnya di atas perahu di sungai-sungai kecil itu. Chun hyang sedang membersihkan genangan air dari dedaunan yang berguguran. Mong ryong pun segera menghampirinya.

Melihat chun hyang yang sedang repot itu, muncullah niat paleh dari mong ryong, dengan sengaja dia menendang pohon di dekat perairan itu, sehingga berjatuhanlah dedaunan-dedaunan tersebut.(kasihan chun hyang padahal tadinya udah hampir selesai, ya~ kotor lgi deh). Chun hyang pun hanya bisa mendesis kesal... beberapa kali mong ryong melakukan hal tersebut, dan mong ryon pun mengeluarkan kertas dan dengan sengaja menjatuhkannya ke tengah sungai. Mong ryong pun meminta tolong chun hyang mengambilkannya (maksud : menjahili), dia bilang kalau kertas itu penting. Chun hyang pun dengan muka jutek mengambil kertas itu, dan kemudian melihat kertas itu yang ternyata hanya kertas kosong.


Habis sudah kesabaran chun hyang dan ia pun berdiri di atas perahu kecilnya, dan akhirnya ia pun kehilangan keseimbangan sehingga jatuh ke dalam kolam dan basah kuyup. Mong ryong pun kelihatannya merasa bersalah. Chun hyang pun duduk di tempat duduk taman, Kemudian chun hyang tanya, “Apa yang kau kerjakan disini?” mong ryong pun menjawab dengan agak ragu, “Hanya untuk bersenang-senang!”. Chun hyang pun membalasnya dengan menahan rasa amarahnya, “Mungkin bagimu ini hanyalah untuk bersenang-senang saja, tapi aku disini bukan untuk main-main, aku disini untuk cari uang!!”. Mong ryong pun merasa tidak enak, ia pun tidak menyangka kalau chun hyang bakalan jatuh dan jadi basah kuyup seperti itu.

Chun hyang pun sambil menahan rasa kedinginannya ditambah lagi bajunya yang basah kuyup itu yang menambah dingin, akhirnya pergi meninggalkan mong ryong. Mong ryong yang merasa bersalah dan kasihan dengan chun hyang yang kedinginan, ia pun berinisiatif memberikan jas sekolahnya dan menyelimuti chun hyang dari belakang yang sedang beranjak pergi, kemudian mong ryong pun pergi.

Ternyata chun hyang Sakit!! (yaiyalah, secara dihari dingin kekgitu pulang ke rumah dengan baju basah kuyup!! Waduh2 kalo aku pasti uda ga tahan kayak gitu, paling pingsan di jalan, hehehe J). Ia pun ditemanin oleh da hee dirumah. Ji hyuk pun datang membesuk, dan mong ryong juga ikut, (hehe, sebenarnya mong ryong yang ngebet duluan mau ketemu chun hyang, merasa bersalah ya oppa? Atau uda mulai love-love?? Hehehe :D). Sewaktu masuk ke kamar chun hyang, chun hyang tanya, “ngapain kamu kesini?”, mong ryong pun menjawab, “Aku mau ngambil jas sekolahku tadi!”. Walaupun mong ryong berkata seperti itu, tapi chun hyang tahu kalau mong ryong merasa bersalah dan datang menjenguk, dan chun hyang mengucapkan terimakasih.

Ibu chun hyang pun pergi karena harus kerja malam itu, dan ia meminta mong ryong menjaga chun hyang. Karena kelelahan dan sakitnya, chun hyang pun tidur. Tapi, da hee merasa bosan dan mengajak ji hyuk dan mong ryong untuk bermain bersama...

Mereka pun bermain, tapi mainnya ribut banget (gak nyadar apa??? Tu orang dibelakang kalian lagi tergolek lemas!!!) sehingga chun hyang terbangun dari tidurnya, dan memarahi mereka. Da hee tahu diri, ia pun menyuruh mong ryong dan ji hyuk berhenti bermain, dan kemudian mengajak ji hyuk untuk main game di komputer saja. Mong ryong pun bete ditinggal ndiri, dia pun nanya, “ada makanan yang bisa dimakan ga?? Aku lapar nie...!” da hee bilang, “Coba liat di kulkas!!” dan da hee pun melanjutkan permainannya.

Sementara itu, mong ryong pergi ke dapur mencari sesuatu yang bisa dimakan, ia pun melihat-lihat isi kulkas dan menemukan sebuah botol minuman tanpa label. Ia pun penasaran dan mencoba mencicipinya sedikit, dan hmh...enak... Ia pun meminumnya sampai habis (wuduh busyet, nie anak kayak gak minum aer 3 hari, gila bok, habis 1 botol, padahal gede lho botolnya ntu, hehehe^^).

Mong ryong pun kembali ke kamar chun hyang. Da hee dan ji hyuk masih asik bermain game, tiba-tiba mong ryong pun pusing (Yaiyalah, secara yang loe minum tadi itu Bir, hehehe :D ). Ia pun ngadu ke teman2nya kalo kepalanya terasa berat, da hee bilang “Mungkin kamu udah ketularan sakitnya chun hyang!!”. Mong ryong pun pergi keluar sebentar untuk cari angin. Baru juga sampe teras, eh, malah tidur disitu... hahaha... :D

Diluar rumah chun hyang, motor mong ryong yang diparkir disitu malah dicuri oleh berandalan yang waktu itu berantam dengan mong ryong di klub tempat ibu chun hyang bekerja, mereka membawa kabur motor mong ryong, sementara mong ryong tidak sadar kalau motornya sudah hilang.

Ternyata berandalan yang mencuri motor mong ryong itu melakukan aksi kriminal dengan menggunakan motor mong ryong tersebut. Mereka pun mencuri tas direktur Byun yang baru saja selesai mengadakan transaksi atau rapat gitu, mereka mencuri sangat cepat, dan langsung kabur, direktur byun kaget dan berusaha mengejar si pencuri itu, tapi pencuri itu sudah pergi terlalu jauh. Pencuri itu pun dikejar oleh mobil polisi, setelah melakukan adegan action bak film hollywood, akhirnya pencuri itu jatuh dan motor mong ryong terseret di aspal, tapi, pencurinya berhasil kabur dengan membawa tas hasil perampokan tadi, dan yang tertinggal hanyalah motor mong ryong.

Ayah mong ryong pun mendapat kabar kalau ada perampokan, dan diduga pelakunya adalah mong ryong karena motornya tersebut. Spontaan ayah mong ryong marah besar, dan mulai mencari dimana mong ryong.

Sementara itu, di kamar chun hyang, da hee dan ji hyuk semakin ribut saja bermain game itu, dan chun hyang pun terbangun, serta menyuruh keduanya untuk pulang ke rumah masing-masing. Mereka pun pulang, dan mengira kalau mong ryong juga sudah pulang karena motornya tidak ada lagi. Mong ryong yang tadinya tertidur di luar, merasa kedinginan dan ia masuk ke kamar chun hyang, dan masuk ke dalam selimut chun hyang, sehingga chun hyang yang sedang sakit pun tidur tanpa menggunakan selimut karena sudah dipake tanpa sadar oleh mong ryong. Keesokan harinya, ibu chun hyang mau membangunkan chun hyang, dan betapa terkejutnya ia ketika melihat mong ryong tidak memakai baju berada dalam kamar putrinya, spontan ia teriak dan memukul mong ryong dan juga chun hyang. Ketiganya saling terkaget-kaget, tapi, ibu chun hyang terus memukuli mong ryong sampai di luar rumah. Dan tepat saat itu juga, ayah mong ryong datang dan melihat kejadian aneh bin ajaib itu, ia pun juga ikut-ikutan mengejar mong ryang.....

To be continued in episode 2...

1 komentar:

  1. ep2 berikutnya mana nih chingu? Kangen bgt drama ini. cr2 digoogle gak ada yg selengkap ini sinopsisnya. Gomawo..

    BalasHapus